September 25, 2020
Breaking News

Film Zombieland 2

Film Zombieland 2

Film Zombieland 2 -Sebenarnya, artikel review film Zombieland 2 Double Tap ini sudah bisa dinikmati sejak hari Jum’at lalu. Tapi mengingat jadwal tayang perdana film ini masih agak lama, saya ragu untuk mempublikasikannya akhir minggu lalu.

Image result for zombieland 2"

Setelah sukses dengan Zombieland pertama yang rilis sepuluh tahun silam, Columbia Pictures kembali merilis film “Zombieland: Double Tap” bulan ini, dengan sutradara yang sama, Ruben Fleischer. http://162.214.145.83/

Alur Cerita
Setelah virus epidemi terus menyebar, populasi manusia yang ingin terus bertahan hidup dengan melawan zombie, menjadi semakin sedikit. Empat sekawan yang berani dan sukses melawan zombie di Zombieland pertama, kini semakin akrab dan sudah seperti sebuah keluarga.

Mereka adalah Tallahassee (Woody Harrelson), Columbus (Jesse Eisenberg), Wichita (Emma Stone), dan Little Rock (Abigail Breslin). Ya, tokoh-tokoh utama yang masih diperankan oleh aktor-aktor dari film pertama.

Setelah berkelana tanpa tujuan tertentu, mereka akhirnya sepakat untuk tinggal di White House, istana kepresidenan Amerika Serikat,- yang ternyata nyaman untuk dijadikan tempat tinggal.
Namun, Little Rock merasa tidak betah untuk terus bersama dengan kelompok itu. Ia memutuskan untuk berkelana dan memisahkan diri. Wichita sebagai kakak Little Rock, memutuskan ikut bersama sang adik dan pergi tanpa sepengetahuan Tallahassee dan Columbus.

Di pertengahan jalan, Little Rock dan Wichita bertemu dengan seorang musisi hippies, Berkeley (Avan Jogia). Namun, Little Rock lebih memilih meninggalkan Wichita, dan pergi dengan Berkeley.

Wichita memutuskan kembali ke White House dan memulai petualangan dengan Tallahasse dan Colombia, untuk menemukan kembali Little Rock. Dan mereka harus menerima kenyataan berada di tengah-tengah para zombie yang kali ini lebih berbahaya dibanding sebelumnya.

Karakter
Bagian ini nampaknya tempat yang lebih pantas untuk membahas karakter baru dalam film ini yaitu, Madison, Berkeley dan Nevada. Misalnya, Madison yang dibentuk menjadi sosok ceria guna mengurangi ketegangan dibeberapa momen. Berkeley yang misterius, juga Nevada yang curigaan.

Ketiga karakter ini berperan sekali mensukseskan Plot twist yang dilakukan sang penulis cerita. Dan seperti yang kalian bisa lihat pada trailer film ini, nampaknya pihak studio ingin memberikan ekspektasi kepada para calon penonton, bahwa film ini punya banyak sisi drama dan humor di luar sisi horor yang menjadi inti cerita.

Casting
Nama – nama aktor dalam film ini cukup menjual. Woody Harrelson, Jesse Eisenberg, dan Abigail Breslin semuanya pernah masuk dalam nominasi peraih Oscar. Bahkan Ema Stone, pernah sekali memboyong penghargaan sebagai Aktris terbaik lewat aktingnya di La La Land.

Memang, bukan dari film Zombieland pertama yang membuat mereka masuk atau memenangkan nominasi. Tapi akting mereka di film kedua ini sangat mungkin mengantar mereka memenangkan nominasi, terutama bagi Woody, Jesse atau Abigail.

Visual & Audio
Adegan tembak menembak dan proses pembantaian zombie dalam film ini digambarkan dengan visualisasi kejam, namun kategori ringan. Sama sekali tidak memunculkan adegan sadistic seperti ekspektasi orang yang melihat judulnya. Tapi tambahan adegan berbahaya dan efek ledakan, cukup mampu menghidupkan adegan – adegan aksi dalam film ini.

Properti yang digunakan membuat film ini cukup unik walau ada beberapa bagian yang terlihat berlebihan.Semua dimanfaatkan cukup baik sebagai objek pemicu adrenalin.

Audio dan soundtrack yang hadir melatari adegan – adegan menegangkan, menurut saya cukup baik dalam merepresentasikan adegan yang sedang berlangsung. Walaupun masih kurang mengangkat perasaan deg – degan di beberapa adegan menegangkan.

Seperti versi pertama, make-up yang dihadirkan dalam film ini, terutama untuk karakter zombi, tidak terlalu ekstrim. Sekedar ingin menggambarkan bahwa manusia yang telah terinfeksi, akan kehilangan kesadaran untuk mengurus diri sendiri,-hingga nampak seperti orang gila biasa.

Unique
Pada akhirnya, film ini memang agak kurang memenuhi ekspektasi saya tentang sebuah cerita yang melibatkan masa – masa appocalipse. Yap, Zombieland: Double Tap tetap mempertahankan kekonyolan dan sarkasme yang menggelitik, ditambah beberapa plot twist tak terduga.

Tapi jika kamu mencari film drama komedi dengan latar cerita penuh zombie yang tak terlalu dibuat menyeramkan, tak perlu pikir panjang untuk memesan tiket film yang mulai tayang 23 Oktober mendatang.

Terkahir seperti biasa, semoga review film Zombieland 2: Double Tap kali ini juga mampu menjadi tambahan referensi untuk membantu kamu menentukan film yang cocok dinikmati week-end ini.